Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 139: Potret Daerah Penghasil dan Pemanfaatan Hutan hingga Gas Alam di Indonesia

Dalam mata pelajaran IPS kelas 8, halaman 139 membahas tentang daerah penghasil dan pemanfaatan hutan hingga gas alam. Kalian pasti pernah mendengar tentang kekayaan alam di Indonesia, bukan? Ya, Indonesia adalah negara yang kaya akan alamnya, mulai dari keindahan alamnya, hutan yang masih asri, hingga sumber daya alam berupa gas alam yang harus dikelola dengan baik. Pelajaran IPS kelas 8 kali ini akan membantu kamu memahami lebih dalam mengenai daerah penghasil dan pemanfaatan sumber daya alam ini. Nah, agar kamu lebih mudah memahami materinya, mari simak kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 139 tentang daerah penghasil dan pemanfaatan hutan hingga gas alam berikut ini!

Apa itu daerah penghasil?

Daerah penghasil adalah suatu wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki banyak daerah penghasil yang tersebar di seluruh wilayahnya. Salah satu sumber daya alam yang banyak dihasilkan di daerah penghasil adalah hutan dan gas alam.

Pengelolaan Hutan di Daerah Penghasil

Hutan menjadi salah satu sumber daya alam yang cukup penting bagi Indonesia. Selain sebagai sumber kayu, hutan juga menjadi habitat bagi berbagai macam hewan serta sumber air bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Di daerah penghasil, pengelolaan hutan dilakukan dengan cara penebangan kayu secara selektif. Hal ini dilakukan agar sumber daya hutan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merusak hutan secara total. Selain itu, perlu juga dilakukan reboisasi atau penanaman kembali pohon untuk menggantikan pohon yang telah ditebang.

Pemanfaatan Hutan di Daerah Penghasil

Pemanfaatan hutan di daerah penghasil tidak hanya dilakukan untuk kepentingan industri kayu. Namun, hutan juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam dan tempat penambangan emas serta batu bara. Di daerah penghasil, banyak wisatawan yang berdatangan untuk menikmati keindahan alam yang disajikan oleh hutan.

Sementara itu, penambangan emas dan batu bara juga menjadi kegiatan yang cukup populer. Namun, kegiatan ini sebaiknya dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan agar tidak merusak sumber daya alam yang ada di daerah penghasil.

Pengelolaan Gas Alam di Daerah Penghasil

Gas alam adalah salah satu sumber daya alam yang cukup penting bagi Indonesia. Gas alam digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik serta sebagai bahan baku untuk industri pupuk dan petrokimia. Oleh karena itu, pengelolaan gas alam di daerah penghasil juga perlu diperhatikan dengan baik.

Di daerah penghasil gas alam, pengelolaan dilakukan dengan cara mengebor sumur-sumur gas. Kemudian, gas yang dihasilkan diangkut melalui pipa-pipa dan dikirim ke pusat pengolahan gas. Namun, pengelolaan gas alam juga harus dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan agar tidak merusak lingkungan sekitar.

Pemanfaatan Gas Alam di Daerah Penghasil

Pemanfaatan gas alam di daerah penghasil dilakukan dengan cara mengolah gas alam menjadi bahan bakar yang dapat digunakan oleh masyarakat. Gas alam juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk industri pupuk dan petrokimia.

Namun, penggunaan gas alam juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu lingkungan sekitar. Penggunaan gas alam yang berlebihan dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran udara dan efek rumah kaca yang cukup besar.

Perlindungan Hutan di Daerah Penghasil

Perlindungan hutan di daerah penghasil menjadi hal yang sangat penting. Hutan yang dilindungi akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menjaga kelestarian hutan di daerah penghasil.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan reboisasi, melarang aktivitas ilegal yang merusak hutan, serta mengawasi kegiatan penambangan dan perkebunan yang dapat merusak lingkungan sekitar.

Pembangunan Berkelanjutan di Daerah Penghasil

Pembangunan berkelanjutan adalah suatu konsep pembangunan yang memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan. Konsep ini sangat penting untuk diterapkan di daerah penghasil, agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan dengan memperhatikan penggunaan sumber daya alam yang efisien serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Selain itu, diperlukan juga kesadaran dari masyarakat untuk memperlakukan sumber daya alam dengan baik agar tetap terjaga keberlanjutannya.

Pendidikan Lingkungan Hidup di Daerah Penghasil

Pendidikan lingkungan hidup menjadi hal yang penting untuk diterapkan di daerah penghasil. Pendidikan ini dapat membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan sekitar.

Pendidikan lingkungan hidup dapat dilakukan di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat kelompok masyarakat. Selain itu, perlu juga dilakukan kajian mengenai pengaruh kegiatan manusia terhadap lingkungan di daerah penghasil.

Kesimpulan

Daerah penghasil adalah wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam di daerah penghasil perlu dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan agar tidak merusak lingkungan sekitar.

Upaya-upaya perlindungan hutan dan pengembangan pembangunan berkelanjutan perlu terus dilakukan di daerah penghasil, agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Selain itu, pendidikan lingkungan hidup juga perlu diberikan kepada masyarakat di daerah penghasil untuk menjaga keberlangsungan sumber daya alam dan lingkungan sekitar.

Daerah Penghasil Hutan di Indonesia

Indonesia memiliki luas hutan yang sangat besar, sekitar 54% dari total wilayah Indonesia merupakan hutan. Dengan potensi alamnya yang sangat besar itu, berbagai daerah di Indonesia menjadi daerah penghasil hutan. Berikut ini beberapa daerah penghasil hutan di Indonesia:

1. Kalimantan

Kalimantan adalah daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia. Hutan di Kalimantan sangat luas dan banyak jenis pohon yang tumbuh di sana, seperti kayu ulin, meranti, dan keruing. Kayu-kayu tersebut dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembangunan rumah hingga pembuatan perabotan.

2. Sumatera

Sumatera juga merupakan daerah penghasil hutan yang cukup banyak di Indonesia. Hutan-hutan di Sumatera memiliki jenis pohon yang berbeda-beda. Ada hutan mangrove, hutan bakau, hutan jati, dan sebagainya. Kayu-kayu dari hutan di Sumatera banyak dimanfaatkan untuk bahan bangunan, kerajinan tangan, dan sebagainya.

3. Papua

Di Papua, terdapat hutan hujan tropis yang sangat luas. Hutan ini menjadi daerah penghasil pohon-pohon kayu yang sangat berkualitas, seperti kayu sonokeling, merbau, dan bintangur. Kayu-kayu tersebut digunakan untuk membuat berbagai perabotan rumah tangga dan pembangunan gedung-gedung tinggi.

4. Sulawesi

Sulawesi juga merupakan daerah penghasil hutan yang cukup besar di Indonesia. Hutan di Sulawesi memiliki jenis pohon yang beragam, mulai dari pohon sengon, meranti, hingga pohon kelapa. Kayu-kayu tersebut banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti bahan bangunan, kayu bakar, dan sebagainya.

5. Nusa Tenggara

Wilayah Nusa Tenggara juga memiliki hutan yang cukup besar. Di sana terdapat berbagai jenis pohon kayu seperti kayu jati, akasia, dan sebagainya. Kayu-kayu tersebut banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pembuatan mebel dan kerajinan tangan.

6. Maluku

Di Maluku, terdapat hutan-hutan yang luas dan memiliki keanekaragaman jenis kayu. Kayu-kayu di Maluku banyak digunakan sebagai bahan bangunan dan kerajinan tangan. Beberapa jenis kayu yang populer di Maluku adalah kayu cendana, sengon, dan bintangur.

7. Bali

Walau tidak sebesar daerah lainnya, Bali juga memiliki potensi hutan yang tidak boleh diabaikan. Terdapat beberapa jenis pohon kayu yang digunakan sebagai bahan bangunan tradisional Bali, seperti kayu jati, kayu beringin, dan kayu kamper.

8. Jawa

Wilayah Jawa tidak lagi memiliki hutan yang luas. Namun, beberapa kawasan di pulau Jawa masih memiliki hutan asli yang cukup luas. Hutan-hutan di Jawa umumnya digunakan sebagai tempat rekreasi, wisata edukasi, dan sebagainya.

9. Borneo

Borneo merupakan pulau terbesar di Indonesia dan memiliki hutan yang sangat luas. Di sana terdapat berbagai jenis kayu berkualitas yang banyak dibutuhkan dunia. Kayu-kayu tersebut sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, kayu bakar, dan kerajinan tangan juga.

10. Aceh

Terakhir, ada daerah penghasil hutan Aceh. Hutan di Aceh memiliki jenis pohon yang bermacam-macam, seperti kayu merbau, kayu jati, dan kayu bangkirai. Kayu-kayu dari Aceh banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembangunan rumah hingga pembuatan kapal.

Banyaknya daerah penghasil hutan di Indonesia menjadi kekayaan yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan manusia, perlu dilakukan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab sehingga keseimbangan alam tetap terjaga.

Daerah Penghasil Hutan Di Indonesia

Indonesia sebagai negara yang memiliki luas wilayah hampir 2 juta km2, memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah hutan. Hutan di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai tempat hidup untuk satwa liar, namun juga sebagai penghasil kayu dan hasil hutan lainnya. Berikut adalah beberapa daerah penghasil hutan di Indonesia:

Daerah Penghasil Hutan Jenis Hutan
Papua Hutan Hujan Tropis
Jambi Hutan Dipterokarpa
Sumatra Barat Hutan Bakau
Kalimantan Timur Hutan Gambut

Pemanfaatan Hutan Di Indonesia

Hutan di Indonesia bukan hanya digunakan sebagai penghasil kayu dan hasil hutan lainnya. Namun juga dipergunakan untuk kepentingan lain, seperti:

Pariwisata

Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik dengan keindahan alam di Indonesia. Hutan-hutan di Indonesia menyimpan keindahan alam yang memukau. Banyak tempat wisata yang dikembangkan di hutan di Indonesia, seperti Taman Nasional Kerinci Seblat di Jambi, Taman Nasional Bali Barat, dan masih banyak lagi.

Farmasi

Banyak tanaman obat-obatan yang dapat ditemukan di hutan Indonesia. Tanaman obat-obatan yang biasa digunakan oleh masyarakat diambil dari hutan, seperti daun, akar, dan buah. Beberapa tanaman obat-obatan yang berasal dari hutan di Indonesia adalah kayu manis, temulawak, dan daun kemangi.

Perkebunan

Hutan Indonesia tidak hanya penghasil kayu, tetapi juga komoditas seperti karet, kelapa sawit, kopi, dan lainnya. Pengembangan perkebunan di hutan-hutan Indonesia dapat memberikan manfaat ekonomi untuk Indonesia.

Pemukiman

Beberapa suku di Indonesia seperti suku Dayak, suku Batak, dan suku lainnya yang masih berafiliasi dengan hutan memanfaatkan hutan untuk kehidupannya. Mereka membangun rumah di hutan, membuka ladang, dan memanfaatkan hewan hasil buruan untuk kebutuhan sehari-hari.

Konservasi

Terakhir, hutan di Indonesia dilindungi dan dikonservasi untuk menjaga kelestarian alam. Ada beberapa lembaga yang dibentuk untuk mengkonservasi hutan Indonesia seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam bab ini terdapat kunci jawaban ips kelas 8 halaman 139 yang membahas tentang daerah penghasil dan pemanfaatan hutan hingga gas alam. Melalui pemahaman yang baik mengenai kunci jawaban ips tersebut, diharapkan siswa dapat lebih mengenal Indonesia dan kekayaan alamnya. Selain itu, pemahaman mengenai kunci jawaban ips ini juga dapat membuat siswa lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan menjaga kelestarian alam Indonesia.

Maaf, saya tidak dapat menemukan tautan terkait dengan “Kunci Jawaban Ips Kelas 8 Halaman 139 Daerah Penghasil Dan Pemanfaatan Hutan Hingga Gas Alam” pada daftar JSON yang diberikan. Mohon diberikan daftar yang tepat dan lengkap agar saya dapat membantu Anda lebih baik.

Sampai Bertemu Kembali

Sekian lah pembahasan mengenai kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 139 daerah penghasil dan pemanfaatan hutan hingga gas alam. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu siswa dalam belajar dan mempersiapkan diri menghadapi ulangan maupun Ujian Nasional. Terima kasih sudah membaca artikel ini dan jangan lupa untuk kembali mengunjungi website kami di lain waktu untuk mendapatkan topik menarik lainnya. Sampai jumpa kembali!

Leave a Comment